Just a lill about alive

This is only an aspiration to live. How to appreciate life and try to live it with all the consequences that we must consider carefully. Learn to love yourself before you learn to love others. Life is good if you are really aware of..... with luph

Minggu, 21 Agustus 2011

with friend and this feelings

Sehari sudah melewatkan liburan di bandung bertemu dengan teman-teman kampus acara buka bareng di Warung Steak dipatiukur. Berangkat menuju bandung ditemenin Anne kebetulan ada acara ke bandung naik Sangkuriang selang 15 menit perjalanan mendadak tidur :D . Meskipun kondisi badan drop masuk angin dan sempat mual 'kapan lagi saiah bisa kumpul bareng temen lama :) meski harus kena marah orang rumah karena predikat 'doyan maen dan jarang dirumah :D . Berangkat Pkl. 14.00 sepanjang perjalanan tertidur pulas dan sempat mengalami gangguan telpon dan sms pelanggan :( .
Bukan kali pertama tuk acara kumpul bareng temen-temen kampus, tapi kali ini terasa berbeda karena saiah akhirnya bisa bertemu dengan bebas tanpa harus memperdulikan orang yang dulu pernah ada di kehidupan saiah yang selalu ada dimanapun saiah pergi ketika saiah akan menghabiskan waktu dengan teman-teman kampus. Entahlah, saiah merasa bebas merasa senang dan ada sesuatu yang membuat saiah sedih. Perasaan seperti ini membuat saiah sedikit melankolis dan tiba-tiba berubah menjadi seorang sanguinis mungkin sebutanannya Bipolar hihih ...
Senang, karena saiah bisa merasa bebas untuk kumpul dengan teman lama tanpa harus memikirkan orang lain dan saiah bisa memberikan perhatian saiah kepada teman-teman saiah, tanpa ada yang mempermalukan saiah lagi di depan mereka atau bahkan didepan umum :) . Seperti mengulang kembali momen lima tahun yang lalu ketika saiah bebas berekspresi untuk bergaul dengan siapapun, meskipun saiah masih merasa canggung akan sikap dan tindakan yang saiah lakukan di hadapan teman-teman mungkin karena jarak yang memisahkan antara saiah dan teman-teman yang lain, ditambah dengan minimnya komunikasi yang saya lakukan dan salah satu faktor yang membuat saya canggung tidak lain karena pengalaman saiah di masa lalu dimana saiah merasa jauh dari mereka ketika saiah hanya terfokuskan oleh satu orang saat itu.
Kali ini tidak akan terulang kembali dan saiah benar-benar menikmati momen ini meskipun pertemuan kita hanya sebentar dan tidak banyak yang dibicarakan tapi perasaan ini yang saiah cari yang saya inginkan seperti saiah lima tahun dengan sahabat yang pernah dekat dan masih ada hingga saat ini. Seseorang pernah berkata kepada saiah bahwa saiah tidak akan membutuhkan teman dan sahabat karena mereka tidak akan banyak membantu saiah dan mereka tidak akan menjadi pendamping hidup saiah, mereka hanya sebatas teman dan tidak akan ada yang lebih peduli selain pasangan kamu. Yaaa.. kata-kata itu berhasil mendokrin saiah hingga saya kehilangan diri saya dan menganggap sebagian apa yang dikatakan itu benar meskipun jauh didalam lubuk hati ini saya mengatakan 'itu tidak benar' saya memberontak dan menurut saya setiap orang butuh teman baik itu hanya sekedar teman, teman baik atau sahabat meskipun mereka tidak bisa membantu banyak dan tidak akan menjadi pendamping hidup saya tapi mereka adalah orang-orang yang akan mengisi kehidupan saiah meskipun peran mereka tidak banyak namun banyak cerita dan pengalaman yang bisa saiah bagi dengan mereka. Menurut salah satu teman saiah saat itu berkata 'saiah terlihat bahagia tapi tidak bisa dipungkiri saiah pun terlihat sedih akan sesuatu yang dia pun tidak tahu kenapa saiah tampak tidak konsisten dengan suasana hati saat itu hiii :D . Yaa .. saiah merasa bahagia karena tidak pernah bisa merasa sebebas ini dan senyaman ini dengan keadaan saya sekarang dan yaa... saya tampak bersedih karena telah membuang waktu saiah dengan percuma yang seharusnya saiah bisa bahagia selalu setiap saat seperti ini dan tidak saya lakukan sedari dulu itulah kebodohan terbesar dalam hidup saiah. Dan saat ini saya sedang menciptakan kebahagian saya sendiri :) karena kebahagian itu tidak bisa dicari melainkan diciptakan.

Ketika saya sedang merasakan sedikit kebahagian terkadang terlintas hal-hal yang mengingatkan saiah akan sesuatu yang tidak baik atau membuat saya kecewa dan bahkan mulai merasakan penyesalan . Pikiran inilah yang ingin saya hindari, saya tidak ingin lagi melihat ke belakang akan sesuatu yang telah dilalui dan tidak akan pernah bisa dikembalikan. Masa lalu selalu menjadi masalah dan selalu menjadi hambatan bagi saiah untuk berani melangkah dan mulai melupakan masa lalu. Dan bagaimana caranya bagi saya untuk bisa belajar mencintai masa lalu meskipun tidak semuanya terlihat indah dan bahagia. Apakah saya mampu benar-benar melangkah dan menciptakan kehidupan baru yang bahagia dengan orang baru dalam hidup saiah atau saiah akan mencoba kembali dan menjalani kehidupan yang sama seperti sebelumnya.
Ketika sebuah pertanyaan muncul 'apa yang akan saiah lakukan jika saiah bertemu dengan orang yang ada di masa lalu saiah ? apakah saiah akan kembali bersamanya atau bahkan sebaliknya ? pertanyaan-pertanyaan itu terkadang sulit untuk saya jawab. Bukan hal yang mudah, meskipun saat ini saya berani mengatakan saiah siap melupakan masa lalu saiah namun apakah saiah sanggup benar-benar mengubur itu semua. Sejujurnya banyak hal yang membuat saiah kecewa akan masa yang telah saiah lalui dan saiah tidak akan pernah mau untuk mengulang masa-masa itu. Saya tidak mau lagi menjadi oranglain, saiah tidak mau lagi menjadi orang yang harus memberikan perhatian saya dengan terpaksa, saiah tidak ingin menjadi penurut yang tidak seharusnya saiah lakukan karena saiah bukan milik siapapun, saya tidak harus kehilangan teman-teman saiah yang menganggap teman itu tidak penting, saiah tidak mau lagi menahan perasaan saya, saiah tidak mau lagi mengalah untuk sesuatu yang tidak seharusnya saiah lakukan, saiah tidak mau lagi terpaksa untuk mengatakan sayang.  

Ketika saiah mengungkapkan semua perasaan saiah terkadang itu membuat saiah merasa terlepas dari beban bahwa saiah siap melepaskan apa yang sudah saiah lalui selama ini, namun tidak dapat dipungkiri kegundahan yang terkadang datang tanpa disadari masih merasa belum sanggup untuk hasil yang akan saiah dapatkan nanti. Saiah harus belajar untuk bisa menghadapi semua ini dan mulai menata hati saiah kembali dan bagaimana caranya untuk saiah bisa terbebas dari belenggu dan kebiasaan di masa lalu.

Apakah saat ini saiah merasa benar-benar bahagia atau hanya mencoba untuk bahagia. Kebahagian yang saiah rasakan ini memang membuat saiah merasa nyaman dengan kondisi diri saya yang mulai saiah sadari banyak hal yang tidak saiah tahu dari diri saiah sendiri. Sifat saiah yang manja dan bahkan saiah tidak pernah menyadari sifat kemanjaan saiah, merasa cemburu dan merasa takut kehilangan itu adalah perasaan-perasaan yang tidak pernah saiah rasakan selama enam tahun perjalanan saiah menjalin hubungan dengan orang yang pernah ada dan mengisi hidup saiah. Saya terlalu cuek untuk peduli akan hubungan saiah dan menganggap terlalu biasa tidak ada perasaan special yang bisa saya expresikan seperti mengucapakan kata 'sayang' dengan perasaan yang benar-benar sayang bukan hanya sekedar berkata 'sayang'.
Apakah saiah harus membiarkan semua menjadi kenangan...
Apakah saiah harus menyiksa diri saiah atas setiap kesalahan yang saiah buat..
Apakah saiah harus terus menyalahkan diri saiah..
Apakah saiah harus terus bertahan dengan keadaan...
Apakah saiah harus menjadi orang lain ..
Apakah saiah harus terlihat baik...
Apakah saiah harus pura-pura cinta ..
Ataukah saiah harus melupakan masa lalu
Apakah saiah harus melangkah dan menciptakan kebahagian saiah sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar